Panas semusim hilang oleh hujan sehari.
Begitu kata pepatah orang-orang bijak kita di jaman dulu. Pepatah ini untuk menggambarkan betapa dalam hubungan dengan orang lain, seringkali kita melupakan kebaikan yang begitu banyak dimiliki seseorang hanya karena sedikit kekurangan atau kekhilafannya.
Dalam hubungan dengan orang yang kita cintai atau dengan pasangan, kita seringkaki terjebak pada pepatah di atas. Seringkali hal-hal sepele yang kita anggap salah atau tidak baik dari pasangan kita membuat kita marah besar, seolah melupakan semua kebaikan yang ada. Sebaliknya, begitu banyak kebaikan atau nilai positif yang sudah ditunjukkan oleh pasangan kita, tetapi kita tidak pernah mengingatnya.
Ketika kekurangan yang ada pada pasangan kita tampak, biasanya kita merasa tidak bisa menerimanya. Pada saat seperti itu, rasa cinta dan sayang yang ada dalam hati kita perlahan samar. Jika ini terjadi berulang-ulang, maka bukan mustahil rasa cinta itu hilang sama sekali berganti kebencian dan penyesalan.
Sebagai manusia, kita harus menyadari, bahwa setiap orang (termasuk diri kita sendiri) memiliki kelebihan dan kekurangan dan setiap orang bisa saja suatu kali khilaf. Begitu pula dengan pasangan kita. Sejauh kekurangan atau kekhilafan yang diperbuatnya masih dalam batas yang wajar, untuk apa terus dipersoalkan? Bukankan masih banyak kebaikan dan kelebihannya yang patut kita kenang?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar